1. innalillahi kita hidup di masa Islam serasa bara api, khsususnya bagi wanita | alhamdulillah, mereka tentu dapat pahala lipat-ganda
2. terutama saat #aurat wanita diumbar, seolah bagian dari tuntutan masa | dan yang bersedia menutup #aurat bagai benda museum purba
3. salut buat akhwat kami yang mendekap cinta Allah lebih daripada rongrongan nafsu manusia | yang mengukur mulianya dari #aurat yg dibuka
4. begitulah akhwat kami, yg hanya pd Allah diia takuti, yang dirindukan lelaki pengagum Nabi, dicemburui bidadari surgawi
5. Islam memandang wanita makhluk agung, yang harus terlindung, dengan jilbab dan kerudung | agar terhormat bukan bermaksud memasung
6. karena itulah Rasul menasihati Asma binti Abu Bakar "tak layak wanita yang telah haid terlihat kecuali ini dan ini" (HR Abu Dawud)
Minggu, 22 September 2013
Menutup Aurat Wanita, Jilbab & Kerudung
Author:
Sekar Stuti Ratridiwasa
|
at:
11.55
|
Category :
super inspiration
|
Jumat, 20 September 2013
Wanita Menuju Syurga Dari Dapur
Author:
Sekar Stuti Ratridiwasa
|
at:
20.34
|
Category :
super inspiration
|
Salah satu pesan orang tua kepada anak perempuannya adalah “Cinta suami bermula dari perut”.
Ketelitian seorang wanita dalam memberikan hidangan yang memanjakan lidah suaminya, memang tidak hanya berhasil memikat kasih sayang dan perhatiannya, namun juga terbukti berjaya menghidangkan kebahagiaan untuk rumah tangga mereka.
Suami mana yang tidak akan senang melihat isteri yang begitu serius merawat dan melayaninya, serta mengambil berat soal makan minumnya. Bagi suami yang bijak menghargai, perkara ini membuatkan kekurangan wanita yang menjadi isterinya seolah – olah tertutup oleh perbuatannya merawat dan menjaga cita rasa lidah suami.
Dan tentunya bagi si isteri, kebahagiaan sudah pasti diperolehinya kerana ridha suami memang menjadi tujuan dari perjuangan seorang wanita muslimah.
Suami mana yang tidak akan senang melihat isteri yang begitu serius merawat dan melayaninya, serta mengambil berat soal makan minumnya. Bagi suami yang bijak menghargai, perkara ini membuatkan kekurangan wanita yang menjadi isterinya seolah – olah tertutup oleh perbuatannya merawat dan menjaga cita rasa lidah suami.
Dan tentunya bagi si isteri, kebahagiaan sudah pasti diperolehinya kerana ridha suami memang menjadi tujuan dari perjuangan seorang wanita muslimah.
picture by Ustadz Felix Siauw
Author:
Sekar Stuti Ratridiwasa
|
at:
11.48
|
Category :
super photo
|
Langganan:
Postingan
(
Atom
)

